Selasa, 27 Oktober 2026 • 06:41 WIB
TOPIK:
BREAKING NEWS
KULINER

Rahasia Sambal Lado Mudo Khas Minang Tetap Segar dan Tidak Pahit, Ini Tips Sederhana Dapur Rumah Makan

2.511 views 2 menit baca
Tumpukan cabai hijau keriting segar pilihan di dapur rumah makan tradisional khas Minang
Pemilihan cabai hijau segar dan berkualitas tinggi menjadi kunci utama menghasilkan racikan sambal lado mudo khas Minang yang tidak pahit dan tetap menggugah selera. (Foto: Ilustrasi / Halosumbar)

PADANG, halosumbar.com — Sambal lado mudo atau sambal cabai hijau merupakan salah satu menu wajib yang tak boleh absen di meja makan masyarakat Minang. Rasa pedasnya yang khas dipadu dengan aroma gurih minyak kelapa selalu sukses menambah selera makan.

Namun, mengolah sambal cabai hijau ternyata gampang-gampang susah. Banyak orang mendapati sambal buatannya berubah warna menjadi gelap kecokelatan atau bahkan meninggalkan rasa pahit di lidah.

Lantas, bagaimana rahasia dapur rumah makan Minang agar sambal lado mudo selalu tampak hijau segar dan bercita rasa nikmat? Berikut beberapa tips praktis yang bisa Anda coba di rumah:

1. Pilih Cabai Hijau Segar dan Buang Tangkainya
Kunci utama kesegaran sambal terletak pada pemilihan bahan baku. Pilih cabai hijau keriting yang masih segar, berserat kencang, dan tidak layu. Saat membersihkan, pastikan tangkai cabai dipetik hingga bersih agar tidak menyisakan rasa pahit saat diulek.

2. Rebus Singkat dengan Air Mendidih
Kesalahan umum saat membuat sambal lado mudo adalah merebus cabai terlalu lama. Untuk menjaga warna hijau tetap menyala, masukkan cabai hijau, bawang merah, dan tomat hijau ke dalam air yang sudah benar-benar mendidih. Rebus sebentar saja—sekitar 2 hingga 3 menit—hingga cabai sedikit layu, lalu segera tiriskan.

3. Tambahkan Perasan Jeruk Nipis atau Asam Sundai
Setelah bahan selesai direbus, tambahkan sedikit perasan air jeruk nipis atau asam sundai saat proses pengulekan. Kandungan asam alami ini berfungsi menjaga kestabilan warna hijau cabai agar tidak mudah teroksidasi dan menghitam, sekaligus memberikan sensasi rasa segar yang seimbang.

4. Ulek Kasar, Jangan Terlalu Halus
Ciri khas sambal lado mudo Minang terletak pada teksturnya. Ulek bahan secara kasar agar bulir-bulir cabai dan tekstur bawang masih terlihat jelas. Hindari menggunakan blender karena proses penghancuran yang terlalu halus dapat mengeluarkan biji cabai secara berlebihan dan memicu rasa pahit.

5. Siram dengan Minyak Panas Secukupnya
Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah proses penyiraman minyak. Panaskan minyak goreng (disarankan menggunakan minyak kelapa asli untuk aroma khas), lalu siramkan secukupnya ke atas sambal yang sudah diulek. Aduk rata tanpa perlu menumisnya kembali di atas wajan agar kesegaran cabai tetap terjaga.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana di atas, sambal lado mudo buatan rumah pun akan hadir dengan warna hijau yang menggugah selera, rasa pedas segar yang pas, dan bebas dari rasa pahit. Selamat mencoba di dapur Anda!

REKOMENDASI UNTUK ANDA

HALOIKLAN — SIDEBAR 300X100
Space Iklan Tersedia

VIDEO

LIHAT SEMUA VIDEO →

VIDEO SHORTS

LIHAT SEMUA SHORTS →