PADANG, halosumbar.com — Wajah kawasan kawasan bersejarah Sungai Batang Arau di Kota Padang bersiap menghadapi babak baru. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mendorong pengembangan kawasan aliran sungai tersebut agar mampu bertransformasi menjadi ikon pariwisata unggulan berstandar internasional.
Dilansir dari laman resmi padang.go.id, komitmen tersebut diwujudkan melalui penyusunan rancangan induk (master plan) komprehensif. Langkah strategis ini disiapkan untuk menggali potensi besar kawasan Kota Tua dan muara Batang Arau agar menjadi magnet baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengembangan yang digagas Pemko Padang ini tidak hanya menyasar penataan lanskap fisik semata, tetapi juga mencakup pembenahan infrastruktur, kebersihan lingkungan sungai, hingga integrasi dengan daya tarik budaya lokal. Konsep ini dirancang untuk mewujudkan kawasan waterfront city yang tertib, bersih, dan modern.
Guna mewujudkan ambisi besar tersebut, Pemko Padang juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kemitraan internasional. Langkah lintas sektor ini dinilai krusial agar penataan Batang Arau berjalan terarah tanpa mengesampingkan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Melalui master plan yang tengah dimatangkan ini, Fadly Amran berharap penataan Sungai Batang Arau mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga Padang, sekaligus memperkuat posisi Sumatra Barat di peta pariwisata dunia.







