halosumbar.com, PADANG — Penataan Pasar Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, kembali menjadi perhatian. Pemerintah Kota Padang menyiapkan sejumlah langkah untuk membenahi kawasan pasar yang selama ini masih menghadapi persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir.
Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengubah pelataran parkir menjadi sentra kuliner malam. Langkah tersebut akan dilakukan setelah para pedagang dikembalikan ke tempat berjualan yang tersedia di dalam bangunan pasar.
Kondisi parkir juga menjadi persoalan karena kendaraan masih ditemukan menggunakan bahu jalan. Penataan diharapkan dapat membuat area parkir lebih tertib sekaligus mengurangi gangguan terhadap arus kendaraan di jalur Padang-Solok.
Berdasarkan laporan Spiritsumbar.com, Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif meminta pemerintah daerah tidak setengah hati dalam menjalankan penataan Pasar Bandar Buat. Ia menyatakan siap mengawal proses tersebut agar rencana yang dibuat benar-benar terlaksana.
Yusri menilai penertiban PKL yang dilakukan sebelumnya belum memberikan perubahan berarti. Karena itu, menurutnya, penataan perlu dilakukan secara konsisten dan disertai solusi bagi para pedagang.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Fizlan Setiawan mengatakan relokasi pedagang akan dilakukan ke blok dan petak yang tersedia di lantai dasar maupun lantai dua pasar.
Setelah area pedagang ditata, pelataran parkir akan diarahkan menjadi kawasan kuliner malam. Pemko juga menyiapkan pengaspalan ulang untuk memperbaiki bagian pelataran yang mengalami kerusakan.
Tidak hanya persoalan PKL dan parkir, sejumlah fasilitas pendukung pasar juga masuk dalam rencana pembenahan. Kontainer sampah yang berada di sekitar tugu akan dipindahkan karena dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.
Pemko juga menyiapkan pembangunan kanopi bagi pedagang di lantai dua. Saluran drainase serta Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL pasar turut menjadi bagian yang akan dibenahi.
Pasar Bandar Buat berada di kawasan yang dilalui jalur utama Padang-Solok sehingga penataan kawasan dinilai penting. Area pasar yang lebih tertib diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun masyarakat yang datang berbelanja.
Yusri berharap rencana tersebut tidak berhenti pada penertiban sesaat. Menurutnya, keberadaan tempat berjualan yang jelas dan pengelolaan parkir yang baik menjadi bagian penting agar persoalan yang sama tidak kembali terjadi.
Pemko Padang sendiri menyatakan pembenahan akan dilakukan secara bertahap. Dengan penataan tersebut, kawasan Pasar Bandar Buat diharapkan menjadi lebih tertib, nyaman dan tidak lagi mengganggu aktivitas lalu lintas di sekitarnya.

