Pemkab Agam Hadirkan Laboratorium Inovasi Guna Meningkatkan Pelayanan Publik

Bagikan

HaloSumbar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam hadirkan inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan publik. Adalah “Laboratorium Inovasi” yang merupakan program kerjasama antara Pemkab Agam dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Salah satunya tentang penyelenggaraan inovasi administrasi negara.

Peluncuran Laboratorium Inovasi tersebut ditandai dengan penandatanganan naskah perjanjian kinerja inovasi antara Bupati Agam dengan Kepala OPD di lingkup Pemkab Agam. Peluncuran tersebut dihadiri lanhsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Adi Suryanto, di Aula Bappeda Agam, Senin (7/5).

Bupati Agam, Indra Catri, menyambut baik semangat jajaran Pemkab Agam dalam mengembangkan inovasi pelayanan publik. Dikatakannya, hal tersebut tentu dilandaskan pada kesadaran yang tinggi Pemkab Agam dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Dengan adanya Laboratorium Inovasi, semua inovasi dari seluruh OPD bisa lebih terarah dan terakomodir dengan baik,” ujarnya.

Inovasi bukan hal yang baru bagi Pemkab Agam, lanjut bupati. Tidak hanya itu, inovasi juga suatu keniscayaan bagi masyarakat sejak dulu.

“Keinginan itu juga didorong oleh seluruh stakeholder dan pemangku kepentingan dalam mengimplementasikannya,” tambahnya lagi.

Baru-baru ini Pemkab Agam juga melahirkan sebuah inovasi baru, yaitu e-Planning, e-Budgeting, serta proses pemilihan walinagari sudah dilaksanakan serentak melalui e-Voting.

Atas gerakan tujuh inovasi cerdas itu, Kabupaten Agam telah meraih berbagai penghargaan. Pada tahun 2013 melalui kegiatan “Agam Menyemai”. Tercatat Kabupaten Agam telah menerima penghargaan Innovative Government Award (IGA) dari Menteri Dalam Negeri. Dan pada tahun 2016, Bupati Agam juga mendapat penghargaan sebagai Bupati Inovatif Tahun 2016 dari Koran Sindo.

Kendati demikian, sebut bupati, penghargaan yang didapat bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai, namun menjadi bukti bahwa dengan berinovasi tujuan yang ditetapkan bersama akan lebih mudah diraih sedangkan penghargaan adalah bonus dari kerja keras selama ini.

Pemkab Agam, melalui kegiatan Laboratorium Inovasi ini, pihaknya mengharapkan inovasi selalu berkembang dan menjadi keharusan dalam pelaksanaan fungsi pemerintahan. Pasalnya, budaya berinovasi perlu dikembangkan agar peningkatan kualtias pelayanan publik dan daya saing daerah dapat tercapai.

Bupati juga meminta, selama tiga hari tim LAN RI memberikan pendampingan di Agam, semoga bisa melahirkan ide-ide inovasi yang cemerlang, sehingga Pemerintah Kabupaten Agam dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala LAN RI Adi Suryanto mengatakan, peluncuran ini merupakan momentum yang bersejarah. Sebab, Pemkab Agam memiliki komitmen untuk mengembangkan dan juga menerapkan inovasi-inovasi disektor publik.

“Memang benar apa yang dikatakan bupati, bahwa inovasi sudah menjadi keharusan dalam berorganisasi. Seperti handphone Nokia saat ini sudah ditinggalkan masyarakat, karena kurangnya inovasi,” katanya.

Dua tahun terakhir ini, inovasi di sektor publik kian tumbuh seperti jamur yang berkembang di daerah-daerah Indonesia. Dan ini harus kita pelihara, seperti inovasi yang terus menerus berkembang dan kemanfaatan dari inovasi itu sendiri semakin lebih baik dan cepat dalam pelayanan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai Aparatur Sipil Negara untuk terus mengembangkan kreativitas, terobosan-terobosan agar inovasi ini semakin lebih bisa dirasakan.

“Memang kondisi pemerintah daerah beragam, ada yang sudah inovasi itu sesuatu yang menjadi rohnya sehari-hari, tapi ada juga yang masih belajar birokrasi dan seterusnya,” ujarnya.

Namun, pihaknya meyakini bahwa inilah sebuah proses yang sangat dinamis untuk Agam dari inovasi yang digagas satu demi satu inovasi itu yang merupakan awal ke depan bukan tidak mungkin akan tumbuh dan masuk inovasi-inovasi baru yang didorong oleh kemanfaatan dan dirasakan oleh masyarakat.

“Saya yakin Kabupaten Agam dapat melanjutkan membangun komitmen, menerapkann mempraktekkan dengan dilaunchingnya laboratorium inovasi ini, sehingga betul-betul bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Kepala Bappeda Agam, Welfizar, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Kepala LAN dengan Bupati Agam pada 3 April 2018 tentang peningkatan pelayanan publik. Bertujuan, guna mendorong dan memotivasi setiap unit kerja yang ada untuk melahirkan inovasi dalam melaksanakan tugas.

“Meskipun inovasi sudah kita implementasi dalam sistem pemerintahan, namun kita tetap ingin lenih mengoptimalkannya lagi, karena semakin beratnya tantangan ke depannya,” jelas Welfizar.(HS/Fadil)

Related Posts