Tanah Kelahiran Bupati Padangpariaman Tenggelam Banjir, Ratusan Warga Dievakuasi

Bagikan
HaloSumbar.com – Hujan lebat dan meluapnya Sungai Batang Naras menyebabkan Kecamatan V Koto Kampung Dalam, direndam banjir, Senin sore (26/3). Puluhan unit rumah di tanah kelahiran Bupati Padangpariaman, Ali Mukhni itu tenggelam antara  120 hingga 150 sentimeter. Jembatan Nagari Sikucua Barat juga ambruk dihantam luapan air.

“Sebanyak 40 orang di Nagari Campago dan Nagari Campago Selatan diungsikan ke rumah Zahara di Korong Kubu Padang Manih menggunakan dua unit perahu karet. Adapun di Nagari Campago Barat yang mengungsi ke Mushalla Arraudah Kampung Piliang, di Korong Bayur berjumlah 108 orang dari Korong Bayur dan 150 orang dari Korong Campago. Saat kejadian masih ada beberapa masyarakat yang tidak mau dievakuasi. Sesaat setelah air surut, pada pukul 23.00 WIB umumnya warga kembali ke rumah masing-masing,” ujar Kapolresta Pariaman, AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto.

Adapun kerugian materil masyarakat, lanjut Kapolres, diantaranya 20 ekor kambing, 23 ribu ekor ikan nila siap panen dan ikan kaluih 900 ekor. Di Nagari Campago Barat, kerugian materil yang dialami masyarakat berupa ternak ayam dan itik yang jumlahnya belum bisa ditaksir.

“Situasi sampai saat sekarang masih dalam keadaan aman. Tim BPBD bersama anggota Polsek bersiaga di lapangan untuk memantau lokasi yang terdampak,” jelas Bagus.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BPBD Padangpariaman Budi Mulya yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Padangpariaman menuturkan pihaknya telah menyiapkan bantuan makanan dan selimut.

“Telah disiapkan nasi goreng sebanyak 150 bungkus untuk di-drop ke korban banjir di Dusun Baliakpupuak Korong Bayua, Nagari Campago, Kampuangdalam, karena penduduk belum makan dari sore,” ujarnya.

“Warga membutuhkan bantuan sembako dan peralatan selimut. Kedalaman banjir terparah mencapai lima meter, ada sekitar 20 rumah yang terdampak, Posko berada di Kantor Wali Nagari setempat,” kata Budi.

“Untuk infrastruktur nanti kita akan minta bantuan dari tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Padangpariaman, sehingga dilakukan kajian untuk penanganan cepatnya,” sebut Budi dalam grup whatsapp Padang Pariaman Siaga. (HS/Oneal)

Related Posts